Rupiah terapresiasi 0,26 Persen

Mata uang rupiah terapresiasi dihadapan dollar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, Senin (8/5) di pasar spot jam 15. 59 WIB rupiah pada level Rp 13. 295 per dollar AS atau juga menguat 0, 26% dari posisi akhir minggu lantas Rp 13. 330 per dollar AS.

Rupiah terapresiasi 0,26 Persen

” Perkembangan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2017 yang naik sukses mengangkat optimisme pelaku pasar hingga mendorong rupiah alami animo pada dolar AS, ” kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta diambil dari AnalisaToday.com.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan I-2017 tumbuh 5, 01%, tambah baik dengan cara tahunan (yoy) dari triwulan I-2016 yang tumbuh 4, 92 % dan juga dengan cara triwulanan (qtq) dari triwulan IV-2016 yang tumbuh 4, 94%.

Ia memberikan kalau ekspektasi pelaku pasar uang pada cadangan devisa Indonesia untuk periode April 2017 yang bakal kembali bertambah juga ikut jadi aspek positif untuk gerakan nilai tukar rupiah.

Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi kurs Indonesia akhir April 2017 sebesar US$ 123, 2 miliar. Angka itu naik tidak tebal sebesar US$ 1, 4 miliar di banding akhir Maret 2016 yang sebesar U$ 121, 8 miliar.

Penambahan itu terlebih di pengaruhi oleh penerimaan devisa yang datang dari penerimaan pajak dan juga devisa ekspor migas sisi pemerintah dan hasil lelang Surat Bernilai Bank Indonesia (SBBI) valas. Penerimaan devisa itu melampaui keperluan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan juga SBBI valas jatuh tempo.

Posisi cadev per akhir April 2017 itu cukup untuk membiayai 8, 9 bln. impor atau juga 8, 6 bln. impor dan juga pembayaran utang luar negeri pemerintah. Posisi cadev itu juga ada diatas standard kecukupan internasional sekitaran tiga bln. impor.