Bagaimana Kabar Chevrolet Spin di Indonesia?

Jenis itu yaitu type varian yang paling banyak di cari customer sekarang ini, ” jelas wiraniaga perempuan itu waktu dihubungi Okezone. Sekarang ini cuma tinggal sebagian unit varian Activ serta versus diesel. Itu juga jumlahnya dibawah 100 unit di Bekasi. “Model paling banyak tersisa yaitu Spin Activ serta diesel. Jumlah varian diesel juga telah makin menipis sampai saat ini, ” sebut dia. Disamping itu, terlebih dulu pihak General Motors Indonesia menyebutkan kalau bila stock Spin di Indonesia habis, pihaknya bakal mengimpor dari India. Harga Chevrolet Spin 

Chevrolet Spin LT 2016

 

Yuniadhi Haksono Hartono, director of external affair General Motors Indonesia, mengharapkan penutupan pabrik di Bekasi akan tidak mengganggu supply Chevrolet Spin di Indonesia. “Kami bakal datangkan Spin ke Indonesia lewat India, ” katanya. PT General Motors (GM) Indonesia, sebagai agen pemegang merk mobil Chevrolet di Indonesia, telah pasarkan Spin mulai sejak 2013. Spin di produksi dengan cara lokal di pabrik GM di Bekasi, Jawa Barat. Tetapi mulai Juni 2015, pabrik yang menghasilkan Spin di tutup. Lalu apa kabarnya Spin saat ini? Spesifikasi Chevrolet Spin 

” Kami masihlah melayani pemesanan Spin. Diler-diler kami pastinya masihlah terima pemesanan Spin sepanjang stock masihlah ada, ” tutur Yuniadi Haksono, Chevrolet external affairs and public relations director GM Indonesia, Sabtu (20/2/2016). Yuniadi memberikan, Spin selalu di pasarkan apabila mobil di segmen itu masihlah disukai. ” Kami memiliki komitmen selalu menghadirkan product yang sesuai sama market Indonesia. Bila nanti Spin masihlah disukai, segmennya masihlah bagus dengan spesifikasi yang pas untuk Indonesia, kami bakal mempertimbangkannya, ” kata Yuniadi.

Untuk di ketahui, sekarang ini Chevrolet Spin di tawarkan dalam sebagian varian, LS, LT, LTZ, serta Activ. MPV itu di tawarkan mulai Rp148, 2 juta hingga Rp211, 9 juta. Gonjang-ganjing penghentian produksi Chevrolet Spin di Indonesia th. lantas tak merubah ketertarikan beberapa orang-orang untuk mempunyai mobil low MPV itu. Mobil sisa Chevrolet Spin malah makin disukai di pasar mobil sisa. Ketua Umum Chevrolet Spin Indonesia (CSI) Ian Ananta menyampaikan, di awal-awal kisruh penghentian produksi Spin, banyak yang memiliki yang ingin jual mobil mereka.